Tag Archives: allah

Tuhan Bersama Orang-Orang Lemah

Rasulullah Saw. pernah berkisah bagaimana bentuk kasih Allah Swt. kepada makhluknya yang lemah. Di hari kiamat nanti, Allah akan berbincang dengan hamba-hamba-Nya.

Tibalah hari kiamat itu. Dan kepada salah satu hamba-Nya, Allah bertanya, “Wahai putra Adam. Dulu aku sakit, tetapi engkau tidak menjengukku.” Sang hamba heran. Bagaimana mungkin Tuhannya yang maha perkasa itu jatuh sakit? “Wahai Tuhanku. Bagaimana mungkin aku menjenguk di masa sakitmu, sedangkan Engkau adalah Tuhan segala semesta?

Wahai hamba-Ku. Tak tahukah engkau jika salah satu hamba-Ku sakit, tetapi kau enggan menjenguknya? Tak tahukah engkau, jika saja kau menjenguknya, kau akan menemukan-Ku di sampingnya?” Sang hamba terdiam. Barangkali ia sedang merenungi kesalahan-kesalahan masa lalunya.

Wahai putra Adam,” Allah menegurnya kembali, “Aku meminta sesuap nasi darimu, tapi engkau tak memberikannya.” Sang hamba yang tak merasa begitu zalimnya ia kepada Tuhannya, kepalanya kini penuh tanda tanya. “Tuhanku,” ia mulai mengeluh, “Bagaimana mungkin aku memberi-Mu makan, sementara Engkau adalah Tuhan segala semesta?

Apakah kau tak tahu, seorang hamba-Ku telah datang padamu dan meminta sesuap nasi, tapi kau tak mengindahkannya? Tak tahukah kau jika saja dirimu memberinya makan, tentu kau akan menemukan-Ku di sampingnya?”

Sang hamba barangkali menggigil hebat kala Tuhannya menghakiminya kembali, “Kenapa kau tak memberi-Ku minum ketika Aku memintanya?” Sang hamba hanya bisa berpasrah. Ia luapkan permohonan maaf yang sama, “Tuhanku, bagaimana mungkin aku memberimu minum sementara Engkau adalah Tuhan pemilik segalanya?”

Telah datang padamu seorang hamba-Ku. Ia meminta minum padamu, tapi kau mengacuhkannya. Jika saja Engkau memberinya apa yang ia pinta, tentu kau akan menemukan-Ku bersamanya.”

Dengan kisah-kisah sederhana seperti inilah Rasulullah acapkali mengajarkan nilai-nilai hidup yang baik kepada para sahabatnya. Benar. Kebaikan akan selalu bisa dilakukan dengan bentuk-bentuk paling sederhana sekalipun, seperti memberi minum kepada hewan, memberi makan kepada kawan yang membutuhkan, dan bentuk-bentuk kebaikan kecil yang lain.

Kebaikan-kebaikan seperti ini mungkin terlihat remeh di mata kita saat ini. Tetapi pada waktunya nanti, saat hari kiamat tiba dan perhitungan amal di depan mata, kita akan menyesal, bahwa kebaikan kecil yang kita lewatkan itu adalah gunung harta yang berlipat ganda di sisi Tuhan.

Disarikan dari: Hadis Qudsi