Dalam Majelis Sholawat Kubro yang berlangsung di Aula Al-Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo, Kamis Legi, 3 Dzulhijjah 1446 H./29 Mei 2025 M., Agus Dahlan Ridlwan menyampaikan tentang keistimewaan umat Nabi Muhammad saw. serta keutamaan bersholawat ketika nama beliau disebut.
Beliau menyampaikan tentang betapa besar nikmat menjadi umat Nabi Muhammad saw. Sebab, Nabi Muhammad saw. memiliki keistimewaan yang tidak diberikan kepada nabi-nabi sebelumnya, salah satunya adalah Allah Swt. secara khusus bersholawat kepada beliau.
“Bagaimana tidak kita itu merasa bangga? Kita itu menjadi umatnya seorang nabi, seorang rasul yang takkan pernah ada makhluk yang disholawati oleh Allah Swt. selain dia. Tidak ada nabi yang disholawati oleh Allah selain Nabiullah Muhammad saw.,” dawuh beliau.
Baca juga: Beratnya Perjuangan Menuntut Ilmu
Menurut beliau, sepanjang sejarah kenabian, tidak pernah disebutkan bahwa Allah Swt. bersholawat kepada nabi-nabi terdahulu sebagaimana Allah Swt. bersholawat kepada Nabi Muhammad saw. Hal tersebut menjadi salah satu bentuk kemuliaan dan keistimewaan Rasulullah saw.
“Belum pernah terjadi dalam sejarah kenabian, mulai Nabiullah Adam a.s., ada ayat yang diturunkan bahwa Allah bersholawat kepada Nabi Adam. Nabi Musa, Nabi Nuh, belum pernah ada,” lanjut beliau.
Keutamaan Bersholawat kepada Nabi Muhammad
Lebih lanjut, beliau menyampaikan sebuah riwayat tentang beberapa sahabat yang bertanya kepada Rasulullah saw. mengenai firman Allah Swt.:
يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَرَأَيْتَ قَوْلَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ؟
“Wahai Rasul, beritakan kepada kami. Apa maksud dari kata-kata Allah, firman Allah bahwa Allah dan para malaikat bersholawat kepada nabi-Nya, yaitu Nabi Muhammad saw.? Apa penjelasannya, wahai Rasul?”
Baca juga: Pentingnya Ilmu, Adab, dan Cinta kepada Rasulullah
Menanggapi pertanyaan tersebut, Agus Dahlan Ridlwan menyampaikan bahwa di balik perintah dan keutamaan bersholawat kepada Nabi Muhammad saw. terdapat kemuliaan yang sangat besar.
Beliau kemudian menjelaskan bahwa Allah Swt. menghidupkan dua malaikat dan menyerahkan keduanya kepada Rasulullah saw. Kedua malaikat tersebut memiliki tugas khusus berkaitan dengan orang yang bersholawat ketika nama Nabi Muhammad saw. disebut.
“Tidaklah namaku disebut di samping seorang hamba muslim, kemudian ia menjawabnya dengan bersholawat, kecuali kedua malaikat akan berdoa, ‘Ghafarallahu laka.’ Semoga Allah mengampunimu,” dawuh beliau.
Tidak berhenti sampai di situ. Menurut beliau, keistimewaan yang lebih besar terdapat pada respons Allah Swt. dan para malaikat terhadap doa tersebut.
“Ini yang paling rahasia. Dan hebatnya, kemudian Allah sendiri dan para malaikat menjawab doa kedua malaikat ini. Apa yang dikatakan oleh Allah dan para malaikat? ‘Amin.’”
Baca juga: Membaca Sejarah Nabi, Menumbuhkan Kecintaan kepada Kanjeng Nabi
Dari penjelasan tersebut, beliau mengajak jamaah untuk menyadari betapa agungnya kedudukan Nabi Muhammad saw. sekaligus betapa besar keutamaan dan kemuliaan bersholawat kepada beliau. Sebuah amalan yang tampak sederhana, yakni menjawab ketika nama Rasulullah saw. disebut dengan bersholawat, ternyata mengandung doa ampunan dari para malaikat.
“Tidak ada yang lebih keren dari itu. Ini adalah kebenaran Allah,” pungkas beliau.
Kunjungi juga akun media sosial Pondok Lirboyo
