Ketika Rasulullah saw. Membenarkan Nasionalisme

Jiwa nasionalisme yang Rasulullah saw. miliki terurai jelas dalam salah satu hadis yang menjelaskan tentang kecintaannya kepada kota Madinah: كَانَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ، فَنَظَرَ إِلَى جُدُرَاتِ المَدِينَةِ، أَوْضَعَ رَاحِلَتَهُ وَإِنْ كَانَ عَلَى دَابَّةٍ حَرَّكَهَا مِنْ حُبِّهَا “Ketika Rasulullah Saw pulang dari bepergian dan melihatdinding kota madinah, beliau mempercepat laju ontanya. Dan bila mengendarai tunggangan…

Lanjutkan
Beda Sendiri

Sering Gagal Maksiat? Mungkin Allah Lagi Lindungi Kamu

Nabi Muhammad saw. pernah bersabda tentang hal penting di kehidupan sehari-hari perihal takdir: اِعْمَلُوْا، فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ “Beramallah! Karena setiap manusia akan (Allah) mudahkan sesuai dengan apa yang telah ia (Allah) ciptakan untuknya.” (HR. Bukhari-Muslim) Hadis di atas mengandung pelajaran besar yang sering luput dari perhatian kita. Bahwa kehidupan ini pada hakikatnya adalah…

Lanjutkan
6 Perkara yang Menandingi Dunia

Khutbah Jumat: Enam Perkara yang Menandingi Dunia Versi Imam al-Ghazali

Khutbah Pertama اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، جَعَلَ لِعِبَادِهِ الْحِكْمَةَ وَالرَّشَادَ، وَفَضَّلَ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ فِي الرِّزْقِ وَالْفَهْمِ وَالْمَقَامَاتِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، صَلَّى اللهُ عَلى محمد وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، أُوصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ قَالَ…

Lanjutkan

Kuliah Umum: Peran Ma’had ‘Aly dalam Membangun Peradaban Islam dan Kebangsaan Indonesia

Lirboyo, 23 Juli 2025 — Sejak pukul 09.00 WIB, para mahasantri dari Marhalah Ula dan Marhalah Tsaniyah bersama para dosen dan mudir Ma’had Aly Lirboyo memadati Aula Al-Muktamar dalam rangka mengikuti kuliah umum bertema “Peran Ma’had Aly dalam Membangun Peradaban Islam dan Kebangsaan Indonesia.” Antusiasme para peserta semakin tinggi dengan hadirnya Ketua Umum Pengurus Besar…

Lanjutkan
khutbah haji

Khutbah Jum’at; Haji Mabrur, Masyarakat Makmur

Khutbah Pertama الْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ  أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ…

Lanjutkan
Ilustrasi selametan sesudah haji

Selametan Sebelum dan Sesudah Haji, Apakah Ada Dalilnya?

Selametan; budaya islam Nusantara Amalan masyarakat islam Nusantara identik dengan mengadakan acara semacam ungkapan doa syukur/duka atas apa yang telah terjadi di kehidupannya. Pada musim-musim haji seperti akhir-akhir ini, tidak sedikit dari mereka mengadakan selametan sebelum dan sesudah haji. Namun, apakah mengadakan kegiatan seperti itu boleh dan mendapat legalitas dari syariat? Baca juga: Sawah Tercampur…

Lanjutkan
Arafah Day

Khutbah Shalat ‘Id al-Adha Atau Jumat: Haji – Simbol Penghambaan dan Persaudaraan Umat Islam

Khutbah Pertama: اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُاَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ للهَِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأصِيْلًا لَاإلهَ إلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلِلّه ِالْحَمْدُ الْحَمْدُ لِلّهِ أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَلَى نِعَمِهِ الَّتِي لَا تُعَدُّ وَلَا تُحْصَى, وَأَشْكُرُهُ عَلَى عَطَائِهِ وَفَضِيلَتِهِ لَا تَبْرَى. أَشْهَدُ…

Lanjutkan