Santri Sebagai Cermin Pemimpin Negeri

Euforia pengakuan pemerintah pada elektabilitas pelajar-pelajar pesantren menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dunia kaum tradisional. Meski pengakuan bukanlah tujuan akhir dari seluruh kinerja lulusan pesantren, setidaknya hal ini dapat menjadi cambuk penyemangat untuk terus berkarya dan mengabdi kepada bangsa. Pesantren, dengan kurikulum-kurikulum yang secara garis besar dapat menggambarkan kualitas lulusannya, sekarang ini menjadi barometer pendidikan di…

Lanjutkan

Tajdid al-Turats: Feminisme dalam Hadis Ummu salamah

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan Imam Hakim diceritakan bahwa suatu ketika Ummu Salamah ra. bertanya kepada Rasulullah Saw: “Wahai Rasulullah Saw., aku tidak mendengar sama sekali bahwa Allah Swt. menyebut sesuatu tentang perempuan dalam berhijrah.” Sebab pertanyaan tersebut, lalu diturunkanlah ayat:  فَاسْتَجَابَ لَهُمْ رَبُّهُمْ أَنِّي لَا أُضِيعُ عَمَلَ عَامِلٍ مِنْكُمْ مِنْ…

Lanjutkan

Mentalitas Berpikir

Pada umumnya seni berpikir sangatlah kental dengan nilai filosofis yang ada dalam jagat raya ini. Setidaknya kita bisa lebih bijak menggunakan kemampuan otak untuk berpikir lebih peka dan praktis dari lini setiap persoalan yang ada. Hal ini sebagai manifestasi rasa syukur atas anugerah yang diberikan Allah kepada manusia sebagai pembeda dengan mahluk yang lainya. Pernahkah…

Lanjutkan

Kebodohan yang Memisahkan

Kita hidup kini di dalam jaringan dunia virtual (yang sesungguhnya), dan kehidupan seperti ini membuat kita menjadi sering frustrasi. Jika kita ingin sadar, begitu banyak orang-orang menghabiskan waktunya untuk hidup di beragam situs jaringan sosial: Facebook, Instagram, Whatsapp, Path, dan lain sebagainya. Orang-orang cenderung beranggapan mereka akan bahagia dan menemukan banyak hal pengetahuan hanya dengan…

Lanjutkan

Kapoknya Penuduh Bid’ah Maulid Nabi

Sayyid Alawi Al-Maliki menceritakan bahwasanya ayah beliau, Sayyid Abbas Al-Maliki, pernah berada di Baitul Maqdis untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi pada malam ‘Ied Milad An-Nabawi. Dibacakanlah Maulid Al-Baryzanji di sana. Saat itu, Sayyid Abbas melihat seorang pria tua beruban yang berdiri dengan khidmat penuh adab mulai dari awal sampai acara selesai. Ia heran. Lalu bertanya…

Lanjutkan

Dari Kami, dari Santri untuk Negeri

Panggil mereka, Kang Santri. Namanya selalu harum di penjuru negeri, sebutkan namanya di antara masyarakat luas, maka kesan positif yang muncul. Orang-orang baik, beriman, santun, sederhana, calon menantu yang sholeh. Setidaknya begitu menurut khalayak. Hmm… baiklah. Semoga setiap apa yang mereka nilai tentang Kang Santri senantiasa berbanding lurus dengan realita. Dalam perjalanan Nusantara, dari masa…

Lanjutkan

Atmosfer Islam di Bumi Nusantara

Mengapa corak Islam di Indonesia begitu beda dibanding Negara Islam pada umumnya ? Tema ini menduduki rating teratas dan selalu menghiasi di setiap forum diskusi. Mengapa ? Lewat keunikan dan budayanya yang khas telah mengantarkan Indonesia sebagai kiblat Negara islam yang moderat. Pemikiran, pemahaman dan pengamalan Islam di Indonesia ini menunjukkan kesejukan dan kedamaian, setidaknya…

Lanjutkan

Kekuatan Dongeng 1001 Malam

Tidak ada satu literatur lain yang begitu kuat dan luas memengaruhi literatur dan tradisi penceritaan barat melebihi dongeng seribu satu malam. Pernyataan itu saya baca dari suatu artikel yang saya dapatkan dari seorang teman pada rabu malam-akhir bulan juli. Sesudahnya, saya terhasut untuk membongkar-bongkar lagi kerdus buku dan mencari dongeng tersebut; saya pernah memilikinya: tiga…

Lanjutkan