Ketika Seserahan Lamaran Kembali Dipertanyakan

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Salah satu kebiasaan yang berlaku di masyarakat ialah seserahan / hantaran (pemberian) saat prosesi lamaran. Biasanya, pihak laki-laki semacam hadiah seperti seperangkat pakaian, kosmetik, cincin, dan sesamanya. Apabila rencana pernikahan ternyata gagal, apakah pihak perempuan harus mengembalikan apa yang telah diberikan kepadanya? Terimakasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. (Ima Ch.- Surabaya) ___________________ Admin- Wa’alaikumsalam…

Lanjutkan

Kerendahan Hati Salman al-Farisi

Pada suatu hari, Salman al-Farisi yang pada saat itu menjabat sebagai pengeran sedang berada dalam sebuah perjalanan. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan seorang lelaki yang baru datang dari wilayah Syam. Tampak lelaki itu kelelahan untuk memanggul karung buah tin dan kurma yang ada di pundaknya. Lelaki itu melihat ke sekeliling jalan. Berharap menemukan rakyat…

Lanjutkan

Konferwil NU Jatim: Meneguhkan NU Sebagai Payung Bangsa

LirboyoNet, Kediri–  (28/07/18) Pembukaan agenda Konferwil PWNU Jatim yang dilaksanakan di aula Muktamar PP. Lirboyo berjalan begitu Khidmat dan meriah. Sebelum manual acara dimulai panitia mengajak para hadirin untuk berdiri bersama-sama melantunkan Indonesia Raya dan Syair Hubbul Wathon. Dalam sambutannya, KH. Hasan Mutawakkil Alallah selaku ketua tanfidziah PWNU Jatim menyampaiakan bahwa agenda lima tahunan yang…

Lanjutkan

Pembukaan Pasar Rakyat UMKM Konferwill NU

LirboyoNet, Kediri– Gegap gempita Konferensi Wilayah Nahdhatul Ulama Jawa Timur (Konferwill NU Jatim) segera dimulai malam nanti. Sore tadi (28/07/18), sebagai salah satu bentuk acara pendukung Konferwil NU Jawa Timur, panitia menggelar pasar rakyat dan bazar di halaman komplek Aula al-Muktamar Lirboyo, tempat Konferwill NU akan dilaksanakan nantinya. Selain pasar rakyat, tadi sore juga ada…

Lanjutkan
Tradisi haji dalam budaya terdahulu

Tafsir Hadis Amar makruf

Jika kita sepenuhnya kembali ke Alquran dan hadis tanpa melalui ulama yang tentunya lebih memahami seluk beluk keduanya, kita akan mudah menemukan pemahaman yang absurd, kacau, dan justru terkesan radikal. Menafsiri sendiri hadis nabi sesuai pengalaman pribadi, atau bahkan berani memfatwakan tafsiran tersebut kepada khalayak, sebelum jelas kebenarannya sama dengan “menyiapkan persinggahan” di api neraka….

Lanjutkan

Pembukaan Kegiatan LBM PP. Lirboyo

LirboyoNet, Kediri- (16/7/18) Lajnah Bahtsul Masail Pondok Pesantren Lirboyo (LBM P2L) secara resmi memulai kembali aktifitasnya. Gedung LBM yang menjadi venue acara tersebutpun dipadati oleh para santri yang begitu antusias mengikuti acara. Sebagaimana diketahui, bahwa bahstul masail adalah salah satu tradisi pesantren-pesantren salaf yang sudah ada sejak dulu. Bahkan dalam acara itu beliau K.H. An’im…

Lanjutkan

Motivasi Khidmah & Penguatan Aswaja

Lirboyonet, Kediri – Allah telah memilih manusia untuk menjadi makhluk yang berpotensial sejagad raya dengan bekal akal untuk dapat mengembangkan setiap apa yang didapatkannya, dalam konsepsi islam manusia diwajibkan untuk mencari ilmu sedalam-dalamnya dan sebanyak-banyaknya hal tersebut telah di tunjukkan dalam Al- Qur-an surat yang pertama kali diturunkan. Anugerah tertinggi dari Allah adalah pemberian ilmu…

Lanjutkan

Pembangunan Dapur Ponpes Lirboyo

Lirboyonet,Kediri– Pondok Pesantren Lirboyo tahun ini benar-benar mengalami perkembangan yang sangat besar, baik berupa membludaknya santri baru dan bertambahnya gedung-gedung baru. Tahun lalu Pondok Lirboyo harus memperlebar tempat mandi (Jeding) santri, dikarenakan tempat mandi yang lama sudah tidak muat menampung santri yang semakin banyak, bahkan diatas tempat mandi yang baru juga dibangun untuk kamar-kamar santri….

Lanjutkan

Belajar dari Kesederhanaan Hidup Nabi

Tak ada satupun hadis yang pernah menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW berpakaian mewah. Tak ada satupun hadis yang menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah berperilaku yang mencirikan gelimang harta. Ya, karena memang itu tak pernah terjadi. Para saksi sejarah menggambarkan kehidupan Nabi adalah kehidupan yang amat sederhana. Jauh dari cerminan jika beliau adalah seorang penguasa…

Lanjutkan

Sejarah Peradaban Kalender Arab

Sebelum Peradaban Islam, masyarakat bangsa Arab sudah mengenal kalender yang beracuan bulan-matahari. Kalender di Semenanjung Arab selain sebagai pengingat masa, juga digunakan untuk jadwal peperangan dan kalender yang berlaku saat itu ternyata menimbulkan kekacauan. Sebab masing-masing suku menetapkan tahun kabisatnya sendiri-sendiri. Hal ini menjadi dalih dan pembenaran untuk menyerang suku lain di bulan Muharram. Dengan…

Lanjutkan